FPSO
Ratu Nusantara
Ratu Nusantara dimiliki bersama oleh PT. Transamudra Usaha Sejahtera dan Sabah International Petroleum, berfungsi sebagai fasilitas produksi terapung untuk lapangan Bukit Tua di lepas pantai Indonesia.
Spesifikasi Kapal
| Panjang | 233 m |
|---|---|
| Lebar | 43 m |
| Tinggi | 20 m |
| Deadweight Tonnage | 85.600 DWT |
| Kapasitas Pemrosesan | 25.000 barel minyak per hari |
| Kapasitas Penyimpanan | 630.000 barel minyak mentah |
Latar Belakang Proyek
FPSO ini diresmikan oleh Kepala SKK Migas pada Oktober 2014 di Keppel Shipyard di Singapura. Kapal ini dinamakan Ratu Nusantara, mewakili kemitraan Indonesia-Malaysia antara Transamudra dan Sabah International Petroleum. Kapal beroperasi berdasarkan kontrak dengan perusahaan minyak nasional Malaysia Petronas di lapangan Bukit Tua.